27 April 2015 – NORMAL?

Sesama makhluk ciptaan Tuhan. Namun kita terlahir dari akar yang berbeda.

Kita memiliki cerita..yang mungkin tidak kita sadari, mempengaruhi siapa diri kita sekarang.

Adat istiadat, cara bicara, cara memegang sendok, cara makan, cara untuk merasakan, kita berbeda.

Namun bukankah Tuhan berkehendak demikian, agar kita sadar. Betapa besarnya kekuatan Tuhan.

Bahwa kecilnya kemampuan manusia. Sedikit saja kita “disentil”, modarlah kita.

Apa yang aku bisa akui, saat nafasku saja melalui izin-Nya.

Toh aku masih saja lupa. Manusia tempatnya salah dan lupa.

Maafkan aku, ya Tuhanku..

dan maafkan aku wahai sodaraku, sesama manusia.
Amin.

April 7 2015 – Where Am I?

Halo Teman-Teman,

 

Wah parah sih emang udah lama ngga pernah nulis di wordpress lagi semenjak February ya..apa January ya…hahahaha.. memang susah sih saya sendiri membiasakan untuk nulis. Tapi kebetulan hari ini, saya baru memulai baca buku Share Your Work by Austin Kleon.

Share Your Work by Austin Kleon

Nah..yang kebetulan menurut saya jadi eye opener yang cukup dalem tentang aktivitas yang saya kerjain, dan mungkin buku ini berguna juga untuk anda para pembaca..yang setia..love you full muuah

Dituliskan pada salah satu topiknya (saya ngga mau share semuanya biar kalian tertarik beli yaa, bagus kok ngga nyesel deh bener..suerr), bahwa you have to share your voice to be heard. Ini menarik untuk saya karena selama ini saya lebih banyak menyimpan “kegiatan” saya sendiri entah itu saat bekerja, membuat lagu, atau berkreasi apalah apalah (ciee Iis Dahlia banget nih..)

So setelah baca ini, saya jadi semangat untuk bisa nulis di wordpress lagi.

Sedikit Update..saya belum berhasil menjalankan program SOLE FOR SOUL. Karena mungkin teknik sharing saya yang salah..jadi mungkin next time saya akan adakan lagi. Saya juga sekarang membuat target untuk bisa menghabiskan satu buku setiap bulan, dan dua buku yang saya baca kemarin ini menurut saya merupakan buku yang lumayan menantang yaitu The First Muslim ditulis oleh Lesley Hazleton

The First Muslim

dan juga buku Mo Meta Blues yang ditulis oleh Drummer favorit kecintaan saya Ahmir “Quest Love” Thomson

mo meta blues

So on the next post, saya akan membahas kesan saya saat membaca kedua buku ini. Saya akan berusaha untuk lebih aktif karena sekarang saya sudah bisa post via mobile device..Thats Right my iPhone gave up on me so I grab ASUS 4s for my everyday partner thank you to my girl Alma Karimah that talked to made my mind on purchasing this phone..

I hope you still here to share with me on how are you doing these past 4 months of 2015.

 

THank you for stopping by, I really appreciate your time

 

and BYEEE!!

 

 

 

18 January 2015 – SOLE FOR SOUL

Good Morning Good Peopleee..

Di hari minggu pagi ini, saya akan baru sempat untuk menjelaskan makna di balik #SOLEFORSOUL

Saya menyadari bahwa, apa yang saya punya (alhamdulillah), saya syukuri sebagai pemberian dari Allah S.W.T. Namun saya juga sadar bahwa terkadang tindakan saya membeli barang atau item merupakan lapar mata semata. Yang pada akhirnya barang tersebut hanya nongkrong di kamar dan tidak bermanfaat.

Belajar dari beberapa orang selama ini, banyak orang yang memberi tanpa henti karena memikirkan bahwa materi atau barang yang mereka miliki bukan adalah alasan mereka bahagia, namun karena mereka berbagi. Suatu malam, saya tersadar akan hal ini. Inilah yang menjadi latar belakang dari #soleforsoul.

Mungkin butuh satu rubrik lagi untuk menjelaskan kenapa saya suka banget dengan sepatu or sneakers or alas kaki. Bukan collector, namun alasan “Good to Have” jadi alasan saya membeli sepatu, namun akhirnya tidak dipakai. Memiliki penghasilan sendiri membuat perasaan membeli sepatu menjadi sesuatu kebanggan, sampai pada suatu titik saya merasa,”Kayaknya ngga meaning juga gw beli sepatu, toh akhirnya yang gw pake yang itu-itu aja”.

Jadi saya putuskan untuk membuat #SOLEFORSOUL, because by giving its actually freshen up your soul and that what I have right now is not the only thing that determine how I feel, or who I am. Its all started from our heart and soul.

SO GUYS!  are you ready! SOLE FOR SOUL!

Reb-02

This is The REEBOK CL LEATHER 30th Anniversary edition. Deadstock (or DS) coba cari aja arti kata Deadstock di dunia sneakers.
Ukuran 42 atau 9. Warna White and Suede Grey. Comfy banget buat yang suka jalan, dan with CL tag which mean CLASSIC! you will feel like stepping on a ground with ATTITUDE!

trus gimana cara dapetinnya ji?

GOOD QUESTION,

Share your story on what made you internally peaceful. Olahraga, atau main gitar, atau lari 10km, atau baca buku, dan ceritakan juga bagaimana pengaruh melakukan hal-hal ini memberikan dampak positif dalam kehidupan kamu sehari-hari.

Share link postingan kamu boleh di platform Facebook status, wordpress, blog, twitter, atau instagram bisa kirim link-nya ke email aji_music@yahoo.co.id dengan hashtag #SOLEFORSOUL

ditunggu sampai 25 Januari 2015.

Reb-03

Peace y’all!!

January 12th 2015 – BAR (Beats And Rhyme) Volume 01.

Helo Viewers,

apakabar teman-teman, smoga kalian semua sehat-sehat,amiin.

Suatu malam, Aldhi Mahardhika (@aldhimahardhika), mengirimkan pesan via whatsapp, “Ji, ngeband yok!”, saya terus terang kaget, jarang-jarang juga Aldhi ngirim message. Lalu saya bales “Ayok ajee, ama siapee”. Akhirnya pembicaraan ini terus berlanjut sampai terlintas ide, kenapa tidak saya bikin video aja sama Aldhi, drum and rap..straight HIPHOP!

Akhirnya tanggal 8 Januari 2014, kita eksekusikan ide tersebut, dibantu oleh sahabat saya Que Marcell (@quemarcell) kita meluncur ke rumah Aldhi untuk buat videonya.

and this is the result

Liriknya :

“wake up for the new thang/ both beauty and the best with the new fang/nuthin but a G thang/Indonesia represent represent/straight rhymin straight drummin on your ear/here we are baby/you looking the real deal/pardon my language if you spot my accent East Java where I come from thats my origin/Crocodile and sharks battlin for preys/ I rap my ass of like its my last day/Aldhi on the drum playing head bangin beat/revenge best serve cold y’all suckas take a seat/underground upperground upperclass/here we are baby yeah we got that jazz/aint we get it right?/they tellin I am wrong/gotto start now my dream maybe long gone/kill that noise you rap talking past tense/we got the future/y’all talkin non sense/ take that chain off looking like a slave/shut up before you got your grave/this aint freestyle yeah right I wrote it down/accompanied by raindrop all over the town/wait make no sounds/one love for QZ 8501”

The result is good, and we are looking for another video coming soon VOLUME 2,

Alhamdulillah..

See you on the next post! Peace

Whats up Y’AAALLLLL!!! welcoming 2015

Hualoo viewers,

akhir tahun 2014 kemarin bener-bener lagi full banget sampe ngga sempetin untuk nulis di sini. Tapi di awal-awal 2015 jadi disempetin nulis walaupun sedikit,

at a glance, pekerjaan saya menuntut lebih banyak karena atasan saya harus cuti karena dilamar, jadi saya mengerjakan hal-hal yang menurut saya amazingly challenging tapi alhamdulillah beres. Jadi Desember kemarin saya dan teman-teman berhasil meresmikan show unit untuk project kantor yang baru HORE! Alhamdulillah

Dunia permusikan juga tidak kalah seru, alhamdulillah akhirnya Voice For Asmat bisa manggung di Galeri Indonesia Kaya pada tanggal 21 Desember 2014!

10686794_1576481972566460_6695897252473497465_n

Digawangi oleh Mas Dodid dan dibantu teman-teman akhirnya saya, Dhika Chasmala, Poetri Susilo, dan Aswin..manggung menemani pemutaran film dokumenter mengenai Asmat. Videonya masih diolah jadi nanti saya akan pos lagi. Di penampilan kali ini juga bisa mencoba hal baru yaitu main sequencer..seru deh alhamdulillah

10354156_1576483169233007_3626793458373283260_n

Photos by Mba Dyan Indriani (click here for dope photos by Mba Dyan)

Pada akhir tahun ini juga saya dapet kesempatan untuk membantu temen membuat profile untuk melamar……S2. Namanya Nagea,

Prosesnya sangat menantang, karena ini adalah pertama kalinya saya merekam orang lain dengan tujuan akademis, sehingga keperluannya sangat spesifik. Alhamdulillah aplikasinya lolos sehingga Nagea bisa lanjuuut ke INterview. Video diambil di Museum Nasional, dibantu oleh microphone Rhode dari Mas Dodid! (thank you Mas Dodid Lap you PUL), audionya masih bisa kedengeran walaupun museumnya rame banget pas weekend.

That wrapped up my end of 2014, alhamdulillah..sudah bisa achieve banyak hal yang berbeda untuk mempersiapkan tahun 2015.

Mengenai pacar..alhamdulillah kita semakin deket..tapi kalian belum kenal sih ya..

nanti ya saya kasih tahu..

Next post is..2015 LEts GOO!

Galeri

29 September 2014 – Linkin Park Rework at Jazz Spot, Rolling Stone Cafe

Setelah dapet kesempatan untuk berkarya bareng dengan Linkin Park Rework di iCan Studio (lebih lanjutnya bisa click ini), Kita dapet kesempatan main di Jazz Spot, acara jazz di Rolling Stone yang diadakan oleh Mas Indro Haditjokro. Agak ragu-ragu awalnya karena biasanya jazz lovers yang bener-bener dead serious Jazz lovers yang dateng, dan kali ini kita yang main.

Hari Senin, karena memang manggungnya malem, jadi saya ngga perlu izin atau cuti. Saat waktu menunjukan 17.30 wib di jam kantor, saya meluncur ke Rolling Stones. Sesampainya di sana, semua personil sudah mulai setup. Jadi saya langsung setup dibantu oleh Mas Rahman, assistant dari Barry Likumahua yang dengan cekatan bantu-bantu kita untuk set-up alat dan posisi manggung. Waktu menunjukkan jam 20.00 wib, ternyata kita kemungkinan  baru main sekitar jam 21.30 wib. Ini karena kebanyakan crowdnya juga pulang kantor, sehingga baru mulai ramai sekitar jam 20.30 wib.

Dan BENAR! jam 21.00 wib udah mulai ramai yang datang. Banyak musisi senior, yang saya belum kenal. Ada juga fansnya Barry yang juga dateng untuk nonton. Ada yang anak-anak SMA, ada juga yang bersama keluarganya, duduk di meja paling depan. Di bawah ini adalah salah satu yang dibawain yaitu In The End, yang direkam oleh Sachiko Asada (Thank youu Sachiko),

Sambutan penontonnya seru juga, karena banyak yang masih muda, jadi banyak yang bisa relate dengan tema-tema lagu Linkin Park. Seru banget main lagi bareng-bareng temen-temen. Setelah itu bisa nonton Mas Indro ngejam.

Sekitar jam 23.00, saya memutuskan untuk undur diri. Karena besoknya saya akan masuk kantor lagi.

Dedikasi dari para musisi dan pencinta musik ini, membuat permainan musik mereka bukan hanya hiburan, tetapi pernyataan akan bagaimana musik jazz bisa menjadi tempat mereka berekspresi. All glitters aint gold.